Antasari dan Pilkada DKI

 

rani-juliani-antasari_20161111_082835Lagi-lagi, Antasari membuat sensasi. Entah titipan istana atau inisiatif pribadi agar bebas dari hukuman, kini dia bernyanyi seolah-olah korban kriminalisasi.

Sejak bebas dengan surat sakti grasi dari presiden Jokowi, mantan napi yang didakwa membunuh karena motif cinta dengan si Caddy Rani Juliani, seolah-olah mendapatkan privilage dari rezim kekuasaan.

Di undang masuk ke istana, sampai hadir dalam debat kandidat DKI. Entah dalam kapasitas apa. Seolah-olah ingin membentuk tanya, pesan apa dibalik kemunculan dan kehadiran Antasari?

Nalar publik paling bodoh seperti saya sekalipun langsung bisa menebak, ibarat ‘anjing penjaga’ tugas antasari hanya satu mengongong kepada siapapun yang menjadi lawan dari sang tuan.

Karena sang Tuan baru sadar, akan daya pikat generasi baru dari sang mantan. Sesuatu yang bisa jadi akan mengancam sang tuan pada tahun 2019 nanti.

Maka sebelum tunas muda itu tumbuh, mendapatkan simpati yang lebih besar maka harus segera dipotong. Sebuah gaya politik yang tidak elok dan jauh dari kesan elegan.

Apakah sterategi ini akan mendapatkan simpati ? Bagi saya tidak, justru gaya politik sandera menyandra yang dimainkan oleh antasari akan mengundang antipati.

Bahkan bisa jadi bandul berbalik akan segera terjadi, membentuk gelombang simpati publik pada tunas baru dengan wajah tidak berdosa itu.

Karena, bukankah politik adalah soal mengelola simpati? Saya justru yakin, ibarat rumput liar sang tunas justru akan terus tumbuh menjadi pemimpin, mungkin tidak hari ini, tapi besok atau entah lusa, sekalipun diinjak oleh kekuasaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s