Politikta (i) Kucing

picture4 

13.20- 17.30 saat mengajar di kelas

“Pak, apakah mungkin politik bisa dimaknai sebagai usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama, sebagaimana pandangan Aristoteles yang bapak jelaskankan tadi? Rasanya saya sangsi melihat realitas politik negara ini. Apalagi, membaca berita seorang yang dituduh koruptor oleh KPK ternyata di bebaskan oleh pengadilan.

Dimana praktek instusionalisasi politik yang bapak sampaikan, ketika antara lembaga negara tidak akur? Contohnya, panglima bilang ada senjata ilegal, kok menteri kordinator polhukam membatahnya. Panglima mengajak warga nonton bareng Film G30SPKI, lah menteri pendidikan melarang anak-anak sekolahan menonton film tersebut.

Belum lagi, DPR dan lembaga eksekutif serta KPK yang tidak pernah akur. Antara parpol terus saling berantem, tuduh menuduh siapa yang nasionalis siapa yang pendukung khilafah. Sementara antar ormas juga tidak berhenti saling demo, tetap dorong-dorongan kamu PKI, eh situ pasti teroris!

Apalagi di media sosial, walah lebih gawat pak. Masih banyak yang belum move on, pertanyaan dan perdebatanya masih sama, mana yang lebih baik Jokowi atau Prabowo. Padahal pilpres udah lama lewat, kok pokok bahasan soal capresnya masih sama. Pokoknya bosan pak membahas soal politik, bagaimana kalau bapak ngajar yang lain saja”?

 

22.30- 23.30 Rumah elit di Menteng

“Jadi gini bang, saya ini masih muda. Kalau saya jadi ke legislatif, maka Abang juga senang bisa selalu ke senayan. Tapi bang, pertanyaan saya apakah memang harus ketemu sama pemilih secara langsung untuk dipilih?

Apa ngak bisa lewat media sosial saja, sambil pasang-pasang baligho wajah saya di jalan-jalan? Apalagi di daerah pemilihan saya itu medannya cukup berat, ada laut, gunung dan jalanan rusak, capeklah bang kalau harus ketemu mereka langsung. Terus saya bicaranya nanti apa?”

24.00 ; Kamar tidur, satu Jam setelah ketemu anak Salon yang mau Nyalon

Ah, Politik ta*(i) Kucing!!!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s